Melukis dengan cat air dapat dilakukan dengan banyak teknik. Hal tersebut tergantung kepada hasil yang ingin dicapai dan juga kenyamanan si senimannya sendiri. Walaupun ada semacam standar teknik cat air, namun setiap seniman faktanya memiliki teknik favoritnya masing-masing. Nah, kali ini saya akan membagikan beragam variasi teknik yang sering digunakan para seniman cat air beserta sistematikanya.

Lima Teknik Utama Cara Mengaplikasikan Cat Air

1. Wet on Wet

Cat basah (cat yang sudah dicampur homogen dengan air) diaplikasikan di atas kertas yang sudah dibasahi terlebih dahulu.

2. Wet on Dry

Cat basah diaplikasikan di atas kertas yang masih kering.

3. Dry on Wet

Kuas kering (tanpa cat namun sudah dilembapkan dengan air) digunakan untuk mengurangi kadar cat yang sudah diaplikasikan di atas kertas (lifting). Cat di atas kertas masih basah atau maksimal masih lembap dan belum kering. Teknik ini dipakai untuk membuat efek perbedaan cahaya atau untuk membuat transisi warna dengan metode blending.

4. Dry on Dry

Kuas tanpa cat yang sudah dilembapkan dengan air, namun kadar airnya sudah dikurangi dengan tisu/kain,  digunakan untuk mengurangi  kadar cat yang sudah mengering di atas kertas. Teknik ini dipakai untuk membuat tekstur atau untuk menghapus cat di area tertentu.

5. Dry Brush

Cat dicampur air  dengan konsentrasi agak kental, lalu dengan kuas yang lembap cenderung kering (tidak basah), cat diaplikasikan di atas kertas dengan cara arsir (mirip dengan pemakaian pensil warna). Teknik ini dipakai untuk menciptakan kedalaman lukisan dan membuat layer final, sehingga lukisan tanpa rapi dan sempurna.

 

Sistematika Teknik Melukis

Kelima teknik di atas merupakan teknik dasar yang bisa dipakai secara bergantian saat seorang seniman melukis. Lalu bagaimana memvariasikannya? Berikut ini beberapa model sistematika seniman dalam menggunakan teknik tersebut.

1. Wet on Wet => Wet on Wet => Wet on Dry sampai finish

Seniman profesional yang menggunakan sistematika ini di antaranya: Julia Trickey


2. Wet on wet => Wet on Dry  => detailing dengan variasi dry brush dan lifting sampai finsih.

 Seniman profesional yang menggunakan sistematika ini di antaranya: Egle Kolev

 
3. Wet on dry  => Wet on Dry => Dry Brush  sampai finish

Seniman profesional yang menggunakan sistematika ini di antaranya: Karen Kluglein

 
4. Wet on dry  cat encer  => Wet on dry cat kental => detailing dengan wet on dry cat encer sampai finish. Menggunakan mapping color sejak awal.

Seniman profesional yang menggunakan sistematika ini di antaranya: Anna Mason

 

Bagaimana Cara Memilih Sistematika Teknik?

Setelah memahami dan menguasai 5 teknik dasar cat air, seniman pemula yang masih mencari teknik yang cocok, tentunya dapat mencoba dulu semuanya, sampai akhirnya menemukan teknik favorit yang nyaman. Tidak ada kata salah atau benar, karena setiap metode tetap memiliki kekurangan dan kelebihan. Pada akhirnya, skill dari seniman itu sendiri yang akan memberi dampak paling besar.