Melukis dengan media cat air sangat menantang dan tentu memerlukan pengetahuan jika ingin hasilnya baik dan sesuai harapan. Berikut 5 kunci sukses melukis dengan cat air yang perlu diketahui oleh pemula.


1. Kertas

Gunakan kertas khusus cat air, bukan kertas gambar biasa apalagi kertas HVS. Kertas cat air memiliki ketebalan yang cukup untuk menahan basahnya cat, sehingga kertas tidak menggelembung dan robek.

Pilih kertas dengan ketebalan 200 gsm untuk melukis objek tunggal dengan latar putih dan pilih kertas dengan ketebalan 300 gsm untuk melukis objek yang memiliki warna latar atau penuh seluruh kertas seperti lukisan pemandangan.

2. Kuas

Gunakan kuas yang berkualitas baik dan tipe yang sesuai dengan kebutuhan objek, sehingga nyaman digunakan. Level kualitas kuas secara umum mempengaruhi harga. Semakin bagus kualitasnya, harga lebih mahal, dan biasanya juga lebih tahan lama.

Namun, kuas berharga mahal bukan juga merupkan jaminan kenyamanan. Setiap seniman memiliki batas nyamannya masing-masing.

3. Cat

Gunakan cat air minimal level semi-profesional untuk hasil lukisan yang warnanya keluar sempurna (tidak kusam). Seniman pemula yang baru belajar cat air boleh saja menggunakan cat air level pelajar, untuk sekadar melatih penempatan tone. Namun untuk hasil yang baik dan tahan lama serta memiliki standar yang diterima untuk ikut pameran misalnya, seniman bisa mencicil cat  air level profesional, dimulai dari warna-warna utama: kuning, biru, merah dan satu warna gelap misalnya abu-abu gelap atau hitam.

Merek cat air level profesional di antaranya:  Winsor & Newton, Sennelier, Rembrandt, Daniel Smith, dan Holbein.

Merek cat air semi profesional di antaranya: Cotman, Sakura Koi,  dan Van Gogh.

4.  Teknik

Melukis dengan cat air bisa menggunakan banyak teknik. Hal ini terkait dengan mengatur kadar air, timing, cara mencampur warna, dan cara mengaplikasikan cat di atas kertas. 

Setiap objek dan hasil yang diinginkan akan sangat dipengaruhi oleh teknik tersebut. Jika tekniknya tepat, seniman dapat menghasilkan lukisan sesuai target. Namun, sebaliknya, jika tekniknya kurang pas, hasilnya akan berbeda dengan bayangan seniman.

Oleh karena itu,mempelajari teknik aplikasi cat air sangatlah penting. Seniman pemula dapat belajar secara online dengan mendaftar pada kursus-kursus singkat yang membahas  teknik dasar dan latihan. Salah satunya ini => KURSUS CAT AIR UNTUK PEMULA

Berinvestasi sedikit untuk belajar level basic, akan menghemat waktu penjelajahan secara otodidak.


5. Alat Penunjang

Beberapa alat penunjang akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang diinginkan seniman, walaupun hal itu juga kadang bisa disiasati dengan teknik yang sedikit rumit dan memakan waktu.

Beberapa alat penunjang yang perlu dimiliki untuk melipatgandakan keberhasilan melukis dengan cat air:

- Masking fluid= Berfungsi untuk menutup area tertentu yang memiliki warna berbeda dengan bagian di sekitarnya. Menggunakan masking fluid akan mempermudah proses melukis, karena seniman tidak perlu multitasking menjaga bagian  objek  yang akan digarap belakangan.

- Washi tape/selotip kertas= Berfungsi merekatkan kertas di papan lukis atau untuk menempelkan pelindung di sekitar objek agar kertas tidak kotor. Selain itu, washi tape berfungsi untuk membuat ruang kosong di tepi kertas jika kita ingin membuat lukisan dengan full background.

Nah, itulah 5 kunci sukses melukis dengan cat air. Semoga bermanfaat.