Cara Membuat Sketsa Sebelum Melukis

Sebelum membuat karya lukis, baik dengan media cat ataupun pensil, para kreator umumnya akan membuat sketsa terlebih dahulu. Alat yang paling banyak digunakan adalah pensil, walaupun ada juga yang memakai pena atau bahkan kuas. Untuk hasil akhir bergaya realis, sketsa perlu lebih detail terutama dari sisi komposisi bentuk, penempatan tone, dan pemilihan warna. Kita akan mengurainya satu-satu, ya.

 


1. Komposisi dan Bentuk

Gambar atau lukisan bergaya realis, di mana objek gambarnya juga nyata, akan memiliki bentuk dan komposisi yang sangat mendekati aslinya. Cara membuat sketsanya tentu memerlukan pengukuran. Tetapi, alat yang kita pakai untuk mengukur objek tidak mesti memakai mistar yang angkanya persis. Kita dapat memakai alat sederhana berupa jari tangan, pensil, atau jangka. Dari ketiga alat itu, jangka paling disarankan karena lebih presisi dan stabil.

Bagaimana cara mengukurnya? Jika objek gambar kita masih bisa dijangkau dengan jangka, maka kita bisa mengukur sisi atas, bawah, kiri, dan kanan langsung pada objeknya. Namun, jika objeknya terlalu besar, kita bisa memotret objek tersebut lalu pengukuran dilakukan pada foto.

Setelah kita memiliki ukuran yang tepat sesuai ukuran pada foto, kita dapat memperbesar ukuran objek dua, tiga, atau empat kali lipatnya. Langkah yang kita perlukan adalah menggandakan pengukuran jangka pada kertas sebanyak perbesaran yang kita mau. Jika perbesarannya dua kali, maka jangka dilangkahkan sebanyak dua kali, dan begitu juga jika akan diperbesar tiga atau empat kali.

Dengan  pengukuran beralatkan jangka kita akan lebih mudah untuk membuat komposisi dan bentuk gambar sesuai aslinya.  

2. Penempatan Tone

Secara sederhana, tone dapat diartikan sebagai gelap-terangnya area gambar. Tone inilah yang akan sangat berpengaruh untuk membuat gambar seolah terlihat dalam format tiga dimensi.  Untuk mengetahui secara lebih tepat bagian-bagian yang terang dan gelap pada objek gambar dapat dibantu dengan foto yang disetel hitam-putih atau abu-abu.

3. Pemilihan Warna

Warna menjadi sangat penting untuk menghasilkan gambar realis. Pemilihan warna yang tepat dapat dilakukan dengan melakukan pencocokan warna pada setiap bagian objek gambar. Untuk memperoleh warna yang tepat adakalanya kita perlu melakukan pencampuran dua warna atau lebih. Tahap tersebut merupakan proses analisis dan eksperimen yang sebaiknya dicatat.

Pencatatan dilakukan  dengan menyediakan satu lembar kertas untuk mengoleskan warna dan sekaligus menuliskan nama setiap campuran cat yang kita pakai. Hal ini akan membantu kita untuk mengingat.

Demikian sekilas teknik membuat sketsa secara garis besar. Tentang teknik pencampuran warna akan saya bagikan dalam tulisan berbeda. Terima kasih sudah menyimak. Happy painting!


Posting Komentar

0 Komentar